15 Menit, Anak-Anak TK IT Mampu Mengumpulkan 6,8 Juta Untuk Palu

  • Posted on: 13 October 2018
  • By: kontributor tkit1

Melatih kepedulian, jiwa sosial dan rasa empati pada anak sejak dini, tidak cukup hanya dengan kata-kata. Semuanya membutuhkan contoh. Teladan dan bukti nyata untuk mereka tiru. 

Anak usia dini dikenal sebagai master duplikat. Apa yang mereka lihat akan ditiru tanpa tahu benar atau salah. Tentunya, teladan yang baik akan membuat mereka tumbuh menjadi anak-anak yang memiliki karakter kebanggaan bangsa.

Duka Palu, Sigi dan Donggala telah menjadi duka rakyat Indonesia. Duka itu juga dirasakan oleh anak-anak TK IT Anak Sholeh Mataram. 

Meskipun Lombok masih diguncang gempa dengan sekala kecil, hal ini tidak menyurutkan semangat anak-anak TK IT Anak Sholeh Mataram untuk menunjukkan kepeduliannya.

Jum'at, 12 Oktober 2018 di halaman sekolah semua siswa TK IT melaksanakan shalat dan doa bersama untuk masyarakat Palu, Sigi dan Donggala. Ibrahim Hasan Al Bana bertindak sebagai Imam shalat. 

Shalat berjalan dengan khusuk. Bu Guru Anah dan beberapa anak-anak menitikkan air mata saat memunajatkan doa. Rasa sedih menyesakkan dada. Melihat dan menyaksikan kondisi saudara di Sulawesi Tengah. 

Selesai  shalat dan doa, dilanjutkan dengan pengumpulan donasi. 

Bu Guru Zahro dan semua guru membantu  anak-anak mengumpulkan donasi dari uang jajan mereka. Selain itu, banyak orang tua yang menitipkan infak terbaik mereka. 

Alhamdulillah, dalam 15 menit terkumpul dana Rp 6.861.000. Acara penggalan dana kemudian ditutup dengan dongeng dari Bu Guru Yana. Dana ini akan disalurkan ke Palu, Sigi, dan Donggala melalui JSIT Indonesia Wilayah NTB. 

Bersabarlah saudaraku. Mari benahi diri. Munajatkan doa terbaikmu dalam keheningan malam kepada Sang Khalik. Allah tidak membebani hamba-Nya dengan suatu ujian, kecuali hamba itu mampu memikulnya. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar dan berserah diri pada-Nya.