Berburu Ilmu Ke Pengrajin Gerabah

  • Posted on: 18 February 2017
  • By: kontributor tkit1

Air jika diciptakan sebagai sumber kehidupan maka ilmu sebagai cahayanya. Cahaya yang senantiasa menyinari dalam gelapnya kehidupan.

Sebagai seorang muslim menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban. Dalam salah satu hadis Rasulullah saw bersabda "Tuntutlah ilmu dari buayan sampai ke liang lahat".

Begitu pentingnya ilmu sahabat Ali bin Abi Thalib ra pun sangat menganjurkan agar setiap  muslim berguru kepada siapapun selama ilmu yang diajarkan tidak menyimpang dari yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Bapak pendidikan Indonesia Kihajar Dewantara mengatakan orang cerdas adalah orang yang berbicara atas dasar ilmu. 

Untuk mewarisi semangat para Nabi, sahabat dan orang sholeh dalam menuntut ilmu,  TKIT Anak Sholeh setiap tahun mengajak anak-anak berburu ilmu ke berbagai tempat dan berbagai profesi. Dari polisi, guru, dokter, pegawai perpajakan, reporter,  ustad, penambak ikan, dan profesi lainnya. 

Hari rabu dan kamis kemarin anak-anak berburu ilmu dari para pengerajin gerabah di Desa Banyumulek. Banyak hal yang anak-anak pelajari. Mulai dari mengenal jenis karya seni gerabah, bahan dan cara membuat gerabah, cara berinteraksi dengan orang baru, belajar bersabar, berbagi, disiplin, mengantri, dan belajar menghargai karya orang lain. 

Berburu ilmu kepada pengrajin gerabah tambah seru dengan diajaknya anak-anak keliling kota dengan menaiki mobil transkota yang baru diluncurkan pemerintah Provinsi NTB. Semoga semangat ini akan terus bergelora dalam jiwa yang haus akan ilmu untuk membangun peradaban dunia.