Guru yang Memikat

  • Posted on: 22 August 2015
  • By: kontributor tkit1

Berbicara tentang dunia pendidikan, maka kita tidak bisa terlepas dari sosok seorang guru. Sosok yang secara profesi bertindak sebagai pendidik, pengajar, dan pembina. Dari segi kemanusiaan guru berperan sebagai orang tua yang siap mengasuh dan memberikan kasih sayang tulus. Bukan saja itu, guru juga memiliki peran startegis yang tidak bisa dianggap sepele yakni sebagai rujukan ilmu pengetahuan dan keteladanan. Oleh karena itu seorang guru perlu terus menjaga dan meningkatkan kemampuannya agar bisa memberikan yang terbaik bagi ana-anak didiknya.

Melaksanakan semua peranya tersebebut, seorang guru memerlukan kecerdasan khusus agar peserta didik yang dibimbing dan dibina akan terpikat dan bisa belajar dengan gembira. Ada tujuh poin penting bagi seorang guru dalam memikat peserta didiknya.

Pertama, cerdas spiritual. Kecerdasan spiritual seorang guru adalah bagaimana dia menunjukkan kecintaan akan dunia pendidikan dengan senantiasa mengaitkan dan menyandarkan semua aspek yang dilakukan dengan Allah swt dan tindakannya sebagaimana yang diteladankan oleh Rasulullah saw. Mendoakan anak didiknya kebaikan dunia akhirat, ikhlas, senantiasa menasehati dengan kebaikan, dan menyadari bahwa diatas yang berilmu ada yang Maha Berilmu yaitu Allah swt.

Kedua, cerdas emosi. Guru yang memikat mampu mengendalikan emosinya. Sabar, jujur, adil, berani, penuh perhatian, percaya diri, konsisten, memahami kejiwaan anak didiknya, serta menghargai setiap perbedaan dari anak  didiknya menjadi ciri khas guru yang memikat.

Ketiga, cerdas intlektual. Guru yang memikat secara intlektual memiliki wawasan yang luas, well prepared, menguasai teknologi, pandai berkomunikasi dan menguasai bahasa asing. Dengan kecerdasan intlektualnya seorang guru nantinya mampu mengembangkan pembelajaran dan media pembelajarannya dengan lebih baik. Senantiasa memiliki inovasi baru yang bisa memikat perhatian anak didiknya ketika belajar.

Keempat, cerdas social. Anak didik akan nyaman dan senang sama guru yang lembut, berkata yang baik dan benar, bersahabat, murah senyum dan humoris. Dengan teman sejawat juga mampu bekerja sama dengan baik dan senantiasa menjadi problem solver bagi orang-orang di sekitarnya. Dan kecerdasan seorang guru ini tergambar dari kalimat yang sampaikan oleh tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara yaitu tut wuru handayani, ing ngarso sung tulodo,  ing madyo mangun karso.

Kelima, cerdas fisik/ menjaga kebugaran. Rasulullah saw sebagai guru ummat manusia telah mengajarkan bahwa seorang pendidik harus mampu menunjukkan keploporannya dalam dunia kebersihan sebagai wujud keimanan kepada Allah swt. Guru yang memikat akan senantiasa menjaga kesehatan atau kebugaran tubuhnya. Olah raga menjadi sebuah kebutuhan bagi dirinya sehingga akan lebih bugar dalam menjalani tugasnya sebagai seorang pendidik. Tubuh  bugar dari serang guru akan lebih efektif memikat peserta didiknya jika ia mampu memadukannya dengan penampilan yang cekatan dan menawan.

Keenam, memiliki skill penunjang seperti pandai bercerita dan acting, pandai melukis, pandai main tebak tebakkan dan berpantun, pandai besenandung dan memainkan alat music, serta tulisannya rapih.

Ketujuh, cerdas memilih tindakan sehingga ia tahu apa saja yang perlu dihindari terutama dalam proses pembelajaran. Ada beberapa hal yang harus dihindari oleh seorang guru diantaranya tidak melakukan transaksi jual beli ketika proses pembelajaran, bergosip, malas-malasan, terlambat, dan bolos dengan alas an yang tidak baik.

Jika ketujuh kecerdasan ini dimiliki oleh seorang guru, insya Allah maka pasti ia akan mampu menjadi guru yang memikat dan senantiasa dirindukan kehadirannya oleh anak didiknya.
 

Penulis: 
Emy A.