Permainan Baca Tulis Ala KBIT

  • Posted on: 14 September 2015
  • By: kontributor kbit

Bermain Pasir. SIapa bilang tak ada manfaatnya.. Google aja ngakuin hehe.. Bermain pasir bahkan telah diklaim sebagai metode terapi yang berhasil dilakukan untuk anak autis selama 70 tahun di Inggris, dan lebih dari 50 tahun di Switzerland. Metode ini pertamakali dikembangkan di Inggris oleh Dr. Margareth Lowenfeld, psikiater anak pada tahun 1930an. Metode ini kemudian dikembangkan juga di Australia, Jepang dan China. Ternyata, metode terapi menggunakan bermain pasir tidak hanya berhasil digunakan untuk anak autis, tapi juga untuk anak yang mempunyai masalah dengan ketakutan, mimpi buruk, agresif, sering menangis, persaingan saudara, mengompol, dan masalah anak lainnya (dalam Parent Guide, 2010). Selain itu, banyak anak-anak menyukai pasir, pasir sendiri bertekstur lembut yang enak dipegang dan digenggam oleh tangan kecil anak. Selain itu, bahan ini bersifat multiguna karena mudah diubah bentuknya ke bentuk lain sehingga dapat menghasilkan sebuah karya seni sesuai daya imajinasi anak.*

Agar lebih menarik bagi anak, ada baiknya pasir yang dijadikan mainan bagi anak adalah pasir yang telah diberi macam-macam warna. Tenang...Gak mahal kok, cara buatnya juga gampang..Ini buktinya, pasir berwarna hasil karya guru KBIT Anak Sholeh Mataram. ^_^ (Promo dikit, barangkali ada yang minat dan pesan :D). 

Yup! media untuk bermain anak gak harus selalu beli yang sudah jadi dengan harga tinggi kaaaan..

Bermain pasir untuk mengembangkan kemampuan membaca dan menulis anak, bukanlah hal yang tak mungkin. Di KBIT Anak Sholeh Mataram kegiatan ini telah dilakukan sebagai stimulasi awal yang akan mengarahkan anak untuk mengembangkan kemampuan bahasanya. Diantara kemampuan bahasa yang harus dikembangkan pada diri anak meliputi kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Selain permainan pasir ada juga permainan seru lainnya. Diantaranya permainan mencetak huruf menggunakan plastisin, menyusun stick membentuk huruf atau dapat juga menggunakan pensil warna, memasangkan huruf abjad yang sama menggunakan kepingan abjad dari tutup botol bekas "sssssT medianya buat sendiri lhooo" (^_^). Semua kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya memori anak akan simbol huruf maupun kata untuk meningkatkan kemampuan bahasanya.

Dibawah ini adalah kegiatan yang dilakukan ananda secara bertahap pada 2 september 2015. Dimulai dari meremas untuk melatih koordinasi jari tangan, dilanjutkan dengan membuat bola kertas kemudian menangkap dan melempar bola. Selanjutnya menggunting tahap-1 (pinggiran kertas), dilanjutkan dengan menulis diatas pasir dengan cara meniru bentuk huruf. Kemudian latihan menulis menggunakan pensil. Terakhir permainan kartu huruf. Kartu huruf dikocok lalu dibagikan ke setiap anak dengan jumlah yang sama. Guru membuka satu kartu dan meminta anak untuk melepaskan kartu yang memiliki huruf yang sama dengan kartu yang di buka guru.

Semoga Bermanfaat ^_^

Comments